HUT ke-24 Gunung Mas, DPRD Dorong Infrastruktur Jadi Fokus Pembangunan

Jalan Jenderal Soedirman Disorot, DPRD Gumas Siapkan Dorongan Perbaikan 2027

Siap diputar

KUALA KURUN | LAYARKALTENG.CO.ID — Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas menjadi momentum bagi DPRD untuk mendorong percepatan pembangunan daerah, terutama pada sektor infrastruktur yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.

Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Herbert Y Asin mengatakan, perjalanan 24 tahun Kabupaten Gunung Mas telah menghasilkan berbagai capaian pembangunan. Namun, di tengah capaian tersebut masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan pemerintah daerah.

Menurutnya, persoalan tersebut terutama terlihat pada kondisi jalan, jembatan dan fasilitas sekolah yang masih membutuhkan perhatian.

“Usia 24 tahun tentu banyak pembangunan yang sudah tercapai. Namun, kita juga harus jujur masih ada kekurangan, terutama infrastruktur jalan, jembatan, dan sekolah yang masih perlu mendapat perhatian,” ujar Herbert, (27/6/2026).

Zona Tiga Jadi Perhatian

Salah satu kawasan yang mendapat sorotan Herbert adalah wilayah zona tiga.

Berdasarkan hasil turun lapangan dan koordinasi dengan pihak kecamatan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), masih ditemukan sejumlah ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan.

Tidak hanya jalan, kondisi beberapa jembatan kayu juga dinilai mengkhawatirkan.

Tingginya aktivitas kendaraan pengangkut hasil usaha dengan muatan berat disebut turut menjadi tantangan terhadap kondisi sejumlah jembatan penghubung di kawasan tersebut.

Kondisi ini membuat pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda terlalu lama, terutama pada akses yang menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat.

Bukan Hanya Anggaran, Bahan Baku Jembatan Jadi Kendala

Menurut Herbert, persoalan pembangunan jembatan di Gunung Mas tidak semata-mata berkaitan dengan keterbatasan anggaran.

Ketersediaan bahan baku kayu untuk kebutuhan perbaikan jembatan juga menjadi salah satu kendala yang ditemukan di lapangan.

“Setelah kami turun langsung ke lapangan dan berkoordinasi dengan camat serta Dinas PUPR, kendalanya bukan hanya anggaran, tetapi juga ketersediaan bahan baku kayu untuk perbaikan jembatan. Ini menjadi tantangan yang harus segera dicarikan solusi,” katanya.

Persoalan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan kesiapan dari berbagai sisi, mulai dari anggaran, material hingga kemampuan pemerintah melakukan pemeliharaan secara berkelanjutan.

Efisiensi Anggaran Berpengaruh terhadap Infrastruktur

Herbert juga mengakui kebijakan efisiensi anggaran dalam dua tahun terakhir turut berdampak terhadap terbatasnya pembangunan infrastruktur di daerah.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus menentukan skala prioritas dalam menggunakan anggaran yang tersedia.

Untuk membantu menekan biaya pemeliharaan sekaligus mempercepat penanganan kerusakan jalan dan jembatan, pemerintah daerah bersama DPRD mengambil langkah melalui pengadaan alat berat.

Masing-masing satu set alat berat dialokasikan pada 2025 dan 2026.

Pengadaan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah melakukan penanganan infrastruktur secara lebih efisien, khususnya untuk pekerjaan yang selama ini membutuhkan dukungan peralatan berat.

Jalan Kota Kuala Kurun Mulai Butuh Pengaspalan Ulang

Selain infrastruktur di wilayah luar kota, kondisi jalan di dalam Kuala Kurun juga menjadi perhatian DPRD.

Herbert menyebut sejumlah ruas jalan dalam kota mulai membutuhkan pengaspalan ulang karena usia jalan yang telah mencapai lebih dari lima tahun.

Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah belum dapat melakukan pengaspalan secara menyeluruh.

Penanganan yang dilakukan saat ini masih sebatas penambalan lubang melalui sistem swakelola.

Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang dirasakan masyarakat karena jalan dalam kota merupakan bagian dari akses utama aktivitas sehari-hari.

DPRD Pahami Keluhan Masyarakat

Herbert mengatakan DPRD memahami harapan masyarakat agar kondisi jalan di dalam kota segera diperbaiki.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD tidak menutup diri terhadap kritik yang disampaikan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur.

“Kami memahami masyarakat berharap jalan kota segera diperbaiki. Kami juga tidak menutup diri terhadap kritik. Namun kenyataannya banyak program daerah yang terdampak pengalihan anggaran untuk mendukung program prioritas pemerintah pusat,” ungkap politisi Partai Golkar tersebut.

Menurutnya, keterbatasan fiskal daerah membuat sejumlah program pembangunan harus menyesuaikan kembali dengan kondisi anggaran yang tersedia.

Karena itu, pemerintah daerah dan DPRD perlu menyusun skala prioritas agar pembangunan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat yang paling mendesak dapat ditangani.

Jalan Jenderal Soedirman Diupayakan Jadi Prioritas 2027

Untuk tahun anggaran 2027, DPRD Gunung Mas berkomitmen mendorong agar perbaikan jalan dalam kota menjadi salah satu prioritas pembangunan.

Salah satu ruas yang disebut secara khusus adalah Jalan Jenderal Soedirman, yang dinilai memiliki cukup banyak bagian yang mengalami kerusakan.

Herbert memastikan pihaknya akan memperjuangkan agar kondisi jalan tersebut mendapat perhatian dalam arah kebijakan pembangunan tahun depan.

“Kami berharap setelah melihat arah kebijakan APBN tahun depan, perbaikan jalan kota bisa menjadi prioritas. Itu akan kami perjuangkan agar masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan yang lebih merata,” pungkasnya.

HUT ke-24 Jadi Momentum Evaluasi Pembangunan

Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas pada akhirnya tidak hanya menjadi momentum untuk melihat capaian pembangunan selama lebih dari dua dekade.

Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

Infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu pekerjaan rumah yang masih membutuhkan perhatian, bersamaan dengan kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan.

DPRD berharap arah pembangunan ke depan dapat semakin menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk kawasan yang selama ini menghadapi persoalan akses.

Dengan rencana mendorong perbaikan jalan kota masuk dalam prioritas 2027, DPRD Gunung Mas berharap pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara lebih merata sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Sumber: Pernyataan Anggota DPRD Gunung Mas Herbert Y Asin, 27 Juni 2026.

Reporter: Redaksi LAYARKALTENG.CO.ID


Paket SEO Discover LAYARKALTENG

Judul Utama:
HUT ke-24 Gunung Mas, DPRD Dorong Infrastruktur Jadi Fokus Pembangunan

Alternatif Judul Discover:

  1. HUT ke-24 Gunung Mas, DPRD Soroti Jalan dan Jembatan Rusak hingga Zona Tiga
  2. Jalan Kota Mulai Rusak, DPRD Gunung Mas Dorong Perbaikan Jadi Prioritas 2027
  3. 24 Tahun Gunung Mas, DPRD Akui Infrastruktur Masih Jadi Pekerjaan Rumah
  4. Jalan Jenderal Soedirman Disorot, DPRD Gumas Siapkan Dorongan Perbaikan 2027
  5. DPRD Gunung Mas Soroti Infrastruktur, Alat Berat Disiapkan Tekan Biaya Pemeliharaan

Focus Keyword:
infrastruktur Gunung Mas

Meta Title:
HUT ke-24 Gunung Mas, DPRD Dorong Infrastruktur Jadi Prioritas

Meta Description:
HUT ke-24 Gunung Mas menjadi momentum DPRD mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan serta perbaikan jalan kota 2027.

Slug:
hut-24-gunung-mas-dprd-infrastruktur-prioritas-2027

Excerpt:
Memperingati HUT ke-24 Gunung Mas, DPRD menyoroti kondisi jalan dan jembatan yang masih membutuhkan perhatian serta mendorong perbaikan jalan kota menjadi prioritas 2027.

Tags:
Gunung Mas, HUT Gunung Mas, DPRD Gunung Mas, Infrastruktur, Jalan Rusak, Jembatan, APBD 2027, Herbert Y Asin

Alt Gambar:
Anggota DPRD Gunung Mas Herbert Y Asin menyoroti pembangunan infrastruktur daerah

Keterangan Foto:
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Herbert Y Asin menyampaikan pandangan mengenai pembangunan infrastruktur daerah. Pada momentum HUT ke-24 Gunung Mas, DPRD mendorong perbaikan jalan dan jembatan menjadi perhatian dalam pembangunan berikutnya.

Tampilkan Lebih Banyak
WhatsAppImage2026-06-07at052002
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 20.02.48
ads 1200x600 2a
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online LAYAR KALTENG!!