Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gumas Dorong Terobosan Baru untuk Tingkatkan PAD

Fraksi Gerakan Nasional menilai kontribusi PAD Gunung Mas masih rendah. Pemerintah daerah diminta menggali potensi pendapatan, memperkuat pemungutan pajak dan retribusi, serta mempercepat digitalisasi layanan.

Siap diputar

KUALA KURUN | LAYARKALTENG.CO.ID Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gunung Mas meminta Pemerintah Kabupaten Gunung Mas membuat terobosan baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut dinilai penting di tengah kondisi keuangan daerah yang masih belum stabil.

Permintaan itu disampaikan juru bicara Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gunung Mas, Rayaniatie Djangkan, dalam pembahasan terkait kondisi keuangan daerah, Selasa, (30/6/2026).

Target PAD Dinilai Belum Tercapai

Rayaniatie mengatakan, persoalan PAD perlu mendapat perhatian serius karena selama empat tahun berturut-turut realisasinya disebut belum mencapai target yang telah disepakati.

Selain itu, kontribusi pendapatan daerah masih dinilai rendah. Menurut Fraksi Gerakan Nasional, kondisi tersebut menunjukkan masih terdapat ruang yang cukup besar untuk menggali sumber-sumber pendapatan baru.

“Terkait dengan kondisi keuangan saat ini yang masih belum stabil, Fraksi Gerakan Nasional meminta langkah dan terobosan dari pemerintah daerah dalam rangka penggalian PAD,” kata Rayaniatie.

Potensi Pendapatan Belum Optimal

Fraksi Gerakan Nasional juga menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai menjadi kendala dalam peningkatan PAD.

Di antaranya, potensi pendapatan daerah yang belum tergali secara maksimal, koordinasi dan evaluasi terhadap penerimaan pajak serta retribusi daerah yang belum optimal, hingga keterbatasan sarana dan prasarana pelayanan pajak dan retribusi.

Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh agar potensi penerimaan yang ada dapat dikelola lebih optimal sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemkab Siapkan Intensifikasi dan Ekstensifikasi PAD

Menanggapi masukan tersebut, Sekretaris Daerah Gunung Mas Richard yang membacakan jawaban Bupati Jaya S Monong, mengakui bahwa kontribusi pendapatan daerah masih perlu ditingkatkan.

Pemerintah daerah menyatakan akan terus melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber PAD, terutama melalui optimalisasi pemungutan pajak dan retribusi daerah sesuai peraturan perundang-undangan.

Upaya tersebut juga akan disertai peningkatan kepatuhan wajib pajak dan wajib retribusi melalui sosialisasi, edukasi, serta pengawasan yang lebih efektif.

Digitalisasi hingga Optimalisasi BUMD

Pemkab Gunung Mas juga menyiapkan pengembangan sistem digitalisasi pelayanan dan pembayaran pajak daerah. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan.

Selain optimalisasi pajak dan retribusi, pemerintah daerah menyebut peningkatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai salah satu alternatif untuk memperkuat sumber pendapatan daerah.

Dengan demikian, peningkatan PAD tidak hanya mengandalkan pemungutan pajak dan retribusi, tetapi juga melalui pengembangan sumber pendapatan lain yang memiliki potensi bagi daerah.

Dorongan Fraksi Gerakan Nasional dan respons pemerintah daerah tersebut menunjukkan bahwa penguatan PAD menjadi salah satu pekerjaan penting dalam menjaga kapasitas fiskal Gunung Mas. Optimalisasi potensi pendapatan, perbaikan pelayanan, digitalisasi, serta penguatan BUMD menjadi bagian dari langkah yang diarahkan untuk meningkatkan kemandirian pendapatan daerah. (red/lk)

Tampilkan Lebih Banyak
WhatsAppImage2026-06-07at052002
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 20.02.48
ads 1200x600 2a
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online LAYAR KALTENG!!