PALANGKA RAYA | LAYARKALTENG.CO.ID — Suasana kabut asap yang cukup tebal menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (29/9/2026). Kondisi tersebut mendorong Berkat Rezki Nusantara (BRN) menggelar aksi sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat.
Kegiatan bertajuk “BRN Peduli Karhutla” tersebut dilaksanakan di kawasan Bundaran Kecil Kota Palangka Raya. Sekitar 1.000 masker dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas.
Kabut asap yang menyelimuti kawasan tersebut membuat jarak pandang disebut sangat terbatas. Dalam kondisi di lapangan, jarak pandang diperkirakan hanya sekitar 5 meter.
Bagikan Masker untuk Pengguna Jalan
Direktur Berkat Rezki Nusantara (BRN), Agus Hermawan, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kabut asap akibat karhutla.
Agus yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum ABUJAPI (Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia) Kalimantan Tengah, menyampaikan bahwa masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah perlu mendapatkan perhatian di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap.
Menurutnya, pembagian masker tersebut merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang harus tetap beraktivitas di tengah kabut asap.
“BRN Peduli Karhutla ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Di tengah kondisi kabut asap yang cukup tebal, kami ingin membantu masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah,” ujar Agus.
Sekitar 1.000 Masker Dibagikan
Dalam kegiatan tersebut, tim BRN turun langsung ke jalan untuk membagikan masker kepada pengendara maupun masyarakat yang melintas di kawasan Bundaran Kecil.
Masker diberikan terutama kepada pengguna jalan yang berada di ruang terbuka dan harus berhadapan langsung dengan kondisi udara berkabut asap.
Aksi tersebut juga menjadi bagian dari kepedulian BRN terhadap dampak karhutla yang tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Agus mengatakan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, relawan dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menghadapi dampak yang ditimbulkan.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat tidak harus selalu dilakukan dalam bentuk besar. Bantuan masker, edukasi mengenai perlindungan diri, serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan merupakan bagian dari upaya bersama menghadapi situasi karhutla.
“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa sedikit membantu masyarakat. Kita sama-sama peduli kesehatan, peduli lingkungan, dan bersama menjaga Kalteng dari dampak karhutla,” kata Agus.
Kegiatan pembagian masker tersebut berlangsung di tengah kondisi kabut asap yang masih dirasakan masyarakat Palangka Raya. BRN berharap aksi tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus mengingatkan pentingnya kepedulian bersama terhadap dampak karhutla. (red/lk)





















