Asuransi Jasindo Perkuat Pengelolaan Risiko Sektor Produktif di Kalimantan Tengah

Pertumbuhan realisasi premi RO Sampit mencapai 81,53 persen hingga Juli 2026. Asuransi Jasindo menilai penguatan perlindungan dan pengelolaan risiko penting untuk mendukung keberlanjutan sektor usaha di Kalimantan Tengah.

Siap diputar

SAMPIT – Aktivitas sektor produktif di Kalimantan Tengah yang mencakup perkebunan, perdagangan, transportasi hingga logistik terus berkembang. Kondisi tersebut turut mendorong kebutuhan terhadap perlindungan dan pengelolaan risiko yang lebih sesuai dengan karakteristik usaha di daerah.

Melihat kebutuhan tersebut, PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) melalui Representative Office (RO) Sampit, Kalimantan Tengah, terus memperkuat perannya dalam menyediakan perlindungan asuransi bagi pelaku usaha.

Hingga Juli 2026, RO Sampit mencatat pertumbuhan realisasi premi sebesar 81,53 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menjadi momentum bagi Asuransi Jasindo untuk semakin memperkuat perannya dalam memberikan perlindungan terhadap sektor-sektor produktif di Kalimantan Tengah.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan pertumbuhan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian dari sisi bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memahami karakteristik risiko dan kebutuhan perlindungan masyarakat serta pelaku usaha di daerah.

“Kami melihat pertumbuhan di Sampit bukan semata-mata sebagai pencapaian angka, tetapi juga sebagai momentum untuk semakin memperkuat peran Asuransi Jasindo dalam mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi di daerah,” ujar Brellian beberapa waktu lalu.

Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, pendekatan perlindungan perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta profil risiko masing-masing pelaku usaha.

Kalteng Punya Karakteristik Risiko Beragam

Kalimantan Tengah memiliki aktivitas ekonomi yang ditopang berbagai sektor, mulai dari perkebunan, perdagangan, transportasi dan logistik hingga beragam kegiatan usaha lainnya.

Keragaman tersebut membuat profil risiko yang dihadapi pelaku usaha juga berbeda, baik menyangkut aset, kegiatan operasional maupun keberlangsungan usaha.

Asuransi Jasindo menilai pengelolaan risiko menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan dan kesinambungan aktivitas ekonomi di daerah.

RO Manager Asuransi Jasindo Sampit, Andreanos Nainggolan, mengatakan kedekatan dengan pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting dalam memahami dinamika risiko yang berkembang di daerah.

“Kami melihat aktivitas sektor produktif di Sampit dan Kalimantan Tengah terus berkembang dengan karakteristik risiko yang beragam. Bagi kami, yang terpenting adalah menyediakan perlindungan, tetapi memastikan solusi yang diberikan sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan usaha nasabah,” jelas Andreanos.

Ia menambahkan, pengelolaan risiko seharusnya dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya dilakukan ketika risiko sudah terjadi.

Dorong Mitigasi dan Risk Management Partnership

Asuransi Jasindo juga mendorong peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap profil risiko yang mereka hadapi. Dengan pemahaman tersebut, perlindungan asuransi diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan risiko secara menyeluruh.

Menurut Brellian, kehadiran Asuransi Jasindo tidak hanya dirasakan ketika risiko terjadi, tetapi juga melalui upaya mitigasi yang dapat mendukung keberlanjutan usaha.

Penguatan jaringan dan peran RO menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat hubungan dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan di daerah.

Ke depan, Asuransi Jasindo menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan dan membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.

Pendekatan risk management partnership juga didorong sebagai bagian dari pemberian perlindungan yang disesuaikan dengan profil dan kebutuhan risiko nasabah.

“Setiap daerah memiliki karakteristik ekonomi dan profil risiko yang berbeda. Karena itu, kami terus memperkuat peran jaringan di daerah dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, kualitas portofolio, dan disiplin underwriting,” kata Brellian.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pertumbuhan bisnis Asuransi Jasindo, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi nasabah serta mendukung pengelolaan risiko masyarakat dan dunia usaha di Kalimantan Tengah. (red/lk)

Tampilkan Lebih Banyak
WhatsAppImage2026-06-07at052002
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 20.02.48
ads 1200x600 2a
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online LAYAR KALTENG!!