KALTENG HASILKAN TRILIUNAN RUPIAH, KENAPA JALAN NASIONALNYA MASIH RUSAK?

SEMMI Kalimantan Tengah menilai provinsi yang menjadi salah satu penyumbang besar perekonomian nasional justru masih menghadapi persoalan serius pada infrastruktur jalan nasional. Mereka mendesak adanya keberpihakan nyata dalam pembangunan dan penganggaran.

Siap diputar

PALANGKA RAYA, LAYARKALTENG.CO.ID – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Kalimantan Tengah melontarkan kritik terhadap pemerintah pusat dan para wakil rakyat asal Kalimantan Tengah di DPR RI terkait kondisi infrastruktur jalan nasional yang dinilai masih memprihatinkan.

Ketua Umum SEMMI Kalteng, Afan Safrian, menilai kondisi tersebut bertolak belakang dengan kontribusi Kalimantan Tengah terhadap perekonomian nasional, khususnya melalui sektor perkebunan kelapa sawit, kehutanan, pertambangan, dan berbagai sumber daya alam lainnya.

Menurutnya, masyarakat Kalimantan Tengah hingga kini masih menghadapi berbagai kendala akses transportasi akibat kondisi sejumlah ruas jalan nasional yang rusak dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Ini menjadi perhatian bersama. Kalimantan Tengah memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun di sisi lain masih menghadapi persoalan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan distribusi ekonomi,” ujar Afan Safrian dalam keterangannya, Sabtu (20/06/2026).

SEMMI menilai kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai sejauh mana hasil pembangunan nasional telah dirasakan oleh daerah-daerah penghasil sumber daya alam, termasuk Kalimantan Tengah.

Selain persoalan jalan nasional, SEMMI juga menyoroti kebijakan pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dinilai berpotensi memengaruhi kemampuan daerah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

Menurut Afan, pembangunan infrastruktur seharusnya menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi barang, pertumbuhan ekonomi, hingga pemerataan pembangunan antarwilayah.

SEMMI juga menyoroti peran wakil rakyat asal Kalimantan Tengah yang saat ini duduk di DPR RI.

Mereka berharap para anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah dapat lebih aktif memperjuangkan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya terkait peningkatan kualitas jalan nasional dan alokasi anggaran infrastruktur.

“DPR RI dari Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis untuk memperjuangkan kebutuhan daerah. Masyarakat tentu berharap aspirasi terkait pembangunan infrastruktur dapat terus dikawal dan diperjuangkan di tingkat pusat,” katanya.

Menurut SEMMI, pembangunan infrastruktur yang memadai bukan hanya soal akses jalan, tetapi juga berkaitan dengan daya saing daerah, keselamatan masyarakat, dan percepatan pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, mereka mendorong adanya langkah konkret dari pemerintah pusat maupun para wakil rakyat agar kondisi jalan nasional di Kalimantan Tengah mendapat perhatian yang lebih serius ke depan.

“Kami berharap ada keberpihakan nyata terhadap pembangunan infrastruktur di Kalimantan Tengah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” tutup Afan.

Hingga saat ini, kondisi sejumlah ruas jalan nasional di Kalimantan Tengah masih menjadi sorotan publik karena dinilai memengaruhi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah. (Aba/Han)

Tampilkan Lebih Banyak
WhatsAppImage2026-06-07at052002
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 20.02.48
ads 1200x600 2a
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online LAYAR KALTENG!!