LAYARKALTENG.CO, PALANGKA RAYA – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kalimantan Tengah menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan santri sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah pada Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Amin tersebut diikuti ratusan santri dan berlangsung dalam suasana khidmat di bulan suci Ramadan.
Acara turut dihadiri Pengasuh Pontren Darul Amin Ustadz Dr. Akhmad Junaidi, Pembina Yayasan Ustadz Dr. Abdul Mukti, serta para ustadz dan ustadzah yang mendampingi para santri.
Selain itu, sejumlah tokoh organisasi kepemudaan juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah Yandi Novia bersama Sekretaris Evan Bastian, serta Ketua Pengurus Provinsi Karang Taruna Kalimantan Tengah Chandra Ardinata.
Dari jajaran pengurus Ansor, tampak hadir Sekretaris PW GP Ansor Kalteng Akhmad Rusdiyan Noor, Bendahara Rusdi, serta Kasatkorwil Barisan Ansor Serbaguna Kalteng Ariton Kholik bersama para pengurus lainnya.
Ketua PW GP Ansor Kalteng Arjoni mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan mempererat silaturahmi antara pengurus Ansor dengan kalangan pondok pesantren serta para santri.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat ukhuwah dan kebersamaan antara Ansor Banser dengan para santri. Ansor lahir dari pesantren, sehingga hubungan ini harus terus kita jaga,” ujar Arjoni.
Ia menambahkan, momentum peringatan Nuzulul Qur’an juga menjadi pengingat bagi kader Ansor dan Banser untuk terus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.
“Ansor Banser merupakan organisasi yang tumbuh dari pondok pesantren, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an harus selalu menjadi spirit dalam gerakan dan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Sementara itu, Pengasuh Pontren Darul Amin Dr. Akhmad Junaidi menyampaikan apresiasi kepada GP Ansor dan Banser yang terus menjaga hubungan baik dengan pondok pesantren.
“Kami mengapresiasi GP Ansor Banser yang terus memperkuat silaturahmi dan koordinasi dengan pondok pesantren. Alhamdulillah banyak santri kami yang juga mengikuti kaderisasi di Ansor maupun Banser,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara organisasi kepemudaan dan kalangan pesantren di Kalimantan Tengah semakin erat serta mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.









